Pedagang Diajak Optimalkan Pasar Ir. Soekarno Sukoharjo Melalui Pagelaran Wayang Dakwah
SUKOHARJO – Pedagang diajak untuk memanfaatkan Pasar Ir. Soekarno secara optimal dalam acara Pagelaran Wayang Dakwah, Jumat (8/8/2025) malam di halaman Pasar Ir. Soekarno.
Acara yang digelar dalam rangka memperingati HUT RI ke-80 dan tasyakuran Pasar Ir. Soekarno ini dihadiri Forkopimda Kabupaten Sukoharjo, para kepala perangkat daerah, serta masyarakat setempat.
“Saya mengajak seluruh pedagang untuk dapat memanfaatkan peluang ini dengan sebaik-baiknya. Pasar Ir. Soekarno ini telah disiapkan sedemikian rupa agar menjadi pusat kegiatan ekonomi yang kondusif,” ujar Bupati Sukoharjo Hj. Etik Suryani dalam sambutannya.
Bupati mengakui masih ada tantangan dalam pengelolaan pasar yang baru selesai dibangun tersebut. Belum seluruh pedagang dapat menempati pasar secara optimal setelah pembangunan selesai.
“Hal ini menjadi perhatian kita bersama, karena keberhasilan pembangunan pasar ini sangat bergantung pada partisipasi dan keikutsertaan pedagang sebagai pelaku utama,” jelasnya.
Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah daerah terus memberikan sosialisasi dan pendampingan agar pedagang dapat menempati serta mengelola kios dan los secara optimal.
Bupati menegaskan bahwa pembangunan Pasar Ir. Soekarno merupakan wujud komitmen Pemkab Sukoharjo dalam meningkatkan perekonomian masyarakat dan menyediakan fasilitas pasar yang modern, nyaman, dan tertib.
“Pembangunan dan rehabilitasi pasar tradisional merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan menciptakan lingkungan usaha yang sehat dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Acara pagelaran wayang dakwah dipentaskan oleh Ki Dalang Dr. KH. Sri Setyo bersama Tim Wayang Dakwah “Senopati Al Falah” dari Pondok Pesantren Al-Falah, Gedongan, Baki. Bupati berharap pertunjukan ini dapat memberikan hiburan sekaligus tuntunan bagi masyarakat dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Sumber : Dinas Kopumdag Sukoharjo


