PENGUMUMAN

SUKOHARJO – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Sukoharjo bekerja sama dengan Bank Jateng menggelar sosialisasi dan expo perumahan Program Kredit Pemilikan Rumah-Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pendopo Graha Satya Praja, Selasa (2/12/2024).

Bupati Sukoharjo Etik Suryani yang membuka acara tersebut memberikan apresiasi atas kolaborasi antara Bank Jateng, Pemerintah Provinsi, dan BP Tapera dalam mewujudkan program pembiayaan perumahan ini.

“Kalau ingin punya rumah ya harus dipaksa. Mudah-mudahan dengan program ini bisa membantu ASN semuanya untuk segera memiliki rumah yang sehat dan layak huni,” ujar Etik.

Program KPR FLPP ini merupakan bagian dari Program Nasional 3 juta rumah yang diinisiasi Pemerintah Pusat untuk memperluas akses kepemilikan rumah layak dan terjangkau bagi masyarakat, khususnya ASN yang belum memiliki rumah pribadi.

Bupati menekankan, kepemilikan rumah bukan sekadar kebutuhan fisik, melainkan pondasi kesejahteraan keluarga.

“Kita semua tentu memahami bahwa memiliki rumah bukan hanya kebutuhan fisik, tetapi juga pondasi kesejahteraan keluarga. Rumah adalah tempat kita membangun kebahagiaan, menanam nilai-nilai, dan menumbuhkan generasi yang kuat dan berkarakter,” katanya.

Kepala DPKP Sukoharjo Lanjar Budi Wahyono menjelaskan, KPR FLPP bagi ASN merupakan sinergi antara Pemkab Sukoharjo, Bank Jateng, dan pengembang perumahan.

Program ini menyasar ASN Pemkab Sukoharjo yang belum memiliki rumah dan berusia maksimal 40 tahun. Masa kredit yang ditawarkan adalah 20 tahun dengan bunga 5 persen flat selama masa kredit.

“Program ini merupakan salah satu instrumen pembiayaan perumahan untuk mempermudah akses perbankan bagi masyarakat termasuk ASN,” ujar Lanjar.

Wakil Kepala Divisi Bisnis Konsumer Bank Jateng Septo Adi Purwoko mengatakan, selain ASN, program ini juga menyasar Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan anggota Polri dengan skema bunga yang sama.

Khusus untuk Sukoharjo, program ini menggandeng 16 pengembang dengan lokasi perumahan tersebar di sejumlah kecamatan.

“Berdasarkan data Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Sukoharjo menunjukkan sebanyak 1.544 orang ASN belum memiliki rumah,” kata Septo.

Sumber : https://pkp.sukoharjokab.go.id/ https://humas.sukoharjokab.go.id/