location_on(0271) 593068email

Lambang Daerah Kabupaten Sukoharjo

Setiap elemen dalam lambang daerah memiliki makna simbolis yang mencerminkan sejarah, budaya, dan aspirasi masyarakat Sukoharjo.

Lambang Kabupaten Sukoharjo
3Simbol di dalam Baskara
11Total elemen lambang
1946Tahun berdiri kabupaten

01 — Elemen utama

Baskara (Matahari)

Baskara atau matahari menjadi elemen utama lambang yang di dalamnya terlukis berbagai gambar bermakna. Tiga simbol di dalam Baskara mencerminkan fondasi budaya, spiritual, dan ideologi masyarakat Sukoharjo.

01

Baskara (Matahari)

Melambangkan salah satu sumber kekuatan hidup bagi rakyat. Matahari adalah simbol kehidupan, energi, dan harapan yang menerangi kehidupan masyarakat Sukoharjo.

02

Gamelan (5 buah)

Melambangkan bahwa masyarakat daerah Kabupaten Sukoharjo sangat maju dalam hal seni budaya, terutama seni budaya Jawa. Lima buah gamelan menunjukkan kekayaan warisan budaya yang dilestarikan.

03

Bintang bersudut lima

Melambangkan Pancasila, yang menunjukkan bahwa masyarakat Sukoharjo adalah masyarakat Pancasila, yang selalu taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

02 — Elemen lainnya

Simbol-Simbol Pendukung

Selain Baskara, terdapat sejumlah elemen lain yang masing-masing membawa makna filosofis tentang kondisi geografis, semangat perjuangan, dan potensi ekonomi daerah.

Pohon beringin

Melambangkan bahwa aparatur Pemerintah Daerah Kabupaten Sukoharjo selalu memberi pengayoman dan perlindungan kepada rakyatnya. Pohon beringin yang rindang menjadi simbol keteduhan dan perlindungan.

Tugu

Melambangkan bahwa Daerah Kabupaten Sukoharjo sejak berdirinya selalu membangun untuk kesejahteraan rakyatnya. Tugu menjadi simbol pembangunan yang terus berkelanjutan demi kemajuan daerah.

Bambu runcing

Dipasang tegak lurus melambangkan bahwa Kabupaten Sukoharjo berdiri di tengah-tengah kancah revolusi Indonesia. Atas keberanian dan kebulatan tekad, dapat mempertahankan kemerdekaannya, sehingga Kabupaten Sukoharjo tegak berdiri sepanjang masa.

Tanah pegunungan

Menggambarkan bahwa sebagian besar Daerah Kabupaten Sukoharjo terdiri dari daerah pegunungan yang tandus, sehingga penghidupan rakyat di daerah tersebut perlu mendapatkan perhatian seperlunya dari yang berwajib.

Rantai

Melambangkan bahwa antara rakyat dan Pemerintah Daerah Kabupaten Sukoharjo selalu berjiwa dan bersemangat gotong royong dalam segala gerak dan langkahnya. Rantai menunjukkan keterikatan dan persatuan yang kuat.

Air

Menggambarkan bahwa sebagian dari Daerah Kabupaten Sukoharjo seringkali tertimpa bencana banjir, lebih-lebih di daerah-daerah yang dilintasi oleh aliran Bengawan Solo. Ini menjadi pengingat akan tantangan geografis yang dihadapi.

Perahu

Menggambarkan adanya jaringan lalu lintas di air yang berwujud penambangan-penambangan di beberapa tempat. Perahu menjadi simbol aktivitas transportasi dan ekonomi di perairan.

Padi

Melambangkan bahwa hasil kekayaan alam dalam daerah Kabupaten Sukoharjo merupakan sumber kemakmuran bagi rakyatnya. Padi adalah simbol pangan dan kesejahteraan.

Kapas

Melambangkan bahwa Daerah Kabupaten Sukoharjo adalah juga merupakan daerah pertenunan yang berarti penyediaan sandang bagi rakyat. Kapas menunjukkan kemandirian dalam memenuhi kebutuhan sandang.

Dua helai daun

Melambangkan bahwa di daerah Kabupaten Sukoharjo juga mempunyai daerah-daerah perkebunan, yaitu: tebu, karet, rosella, dan tembakau. Ini menunjukkan keragaman hasil perkebunan yang menjadi potensi ekonomi daerah.

Setangan leher (Doek)

Menggambarkan bahwa gerakan Pramuka di Daerah Kabupaten Sukoharjo berkembang cepat dan maju. Setangan leher menjadi simbol pendidikan karakter dan pembinaan generasi muda yang berjiwa patriotik.

Lambang Daerah Kabupaten Sukoharjo mencerminkan identitas, nilai-nilai, dan aspirasi masyarakat yang terus berkembang dengan tetap menjunjung tinggi budaya dan gotong royong.