PENGUMUMAN

Pemerintah Kabupaten Sukoharjo menghimbau masyarakat untuk waspada terhadap beredarnya penipuan melalui WhatsApp yang mengatasnamakan Wakil Bupati Sukoharjo. Dalam modus penipuan ini, pelaku menggunakan nomor WhatsApp palsu dengan mengaku sebagai "Bpk. Eko Sapto Purnomo" dan menampilkan foto profil yang menyerupai pejabat daerah. Pelaku mengirimkan pesan dengan konten yang mencoba membangun kedekatan personal. Ciri-ciri Penipuan: Menggunakan nomor WhatsApp tidak resmi (+62 812-1716-7504) Mengaku sebagai pejabat dengan nama "Bpk. Eko Sapto Purnomo" Mencoba membangun komunikasi personal untuk kepentingan penipuan Himbauan Kepada Masyarakat: Masyarakat dihimbau berhati-hati pada pesan...

Pemerintah Kabupaten Sukoharjo menghimbau seluruh masyarakat untuk waspada terhadap beredarnya link palsu yang mengatasnamakan Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui aplikasi WhatsApp. Link dengan alamat https[:]//mysan.kszgo.cc/ tersebut BUKAN situs resmi BKN dan berpotensi mengandung malware yang dapat membahayakan keamanan data pribadi Anda. Himbauan: Jangan mengklik link mencurigakan Verifikasi informasi melalui situs resmi Laporkan jika menemukan link serupa Mari bersama-sama menjaga keamanan data pribadi untuk Sukoharjo yang lebih maju, adil, dan bermartabat. Sumber : BKN CSIRT...

Sukoharjo - Dinas Komunikasi dan Informatika menggelar acara Gathering Forum Komunikasi Pengelola Media Sosial se-Kabupaten Sukoharjo pada Selasa (22/4/2025) di Auditorium Menara Wijaya, Gedung Menara Wijaya Lantai 10. Acara ini dihadiri oleh pegiat media sosial di Kabupaten Sukoharjo. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sukoharjo, Suyamto S.T M.Kom dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antara pengelola media sosial dan aparat penegak hukum dalam menciptakan ekosistem digital yang sehat dan aman. "Acara gathering ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Sukoharjo untuk meningkatkan literasi pengelola...

Pemerintah Kabupaten Sukoharjo menghimbau masyarakat untuk waspada terhadap penyebaran aplikasi M-Pajak palsu yang mengandung malware berbahaya jenis MMRat Android Trojan. Berdasarkan laporan dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) per 24 Januari 2025, malware ini menyamar sebagai aplikasi resmi M-Pajak milik Direktorat Jenderal Pajak Republik Indonesia. Potensi bahaya berupa pencurian data pribadi dan kredensial perbankan, transaksi tidak sah pada perangkat yang terinfeksi, perangkat dapat dikendalikan oleh penyerang, risiko pencurian identitas, serta gangguan fungsional pada perangkat. Langkah Pencegahan yang Perlu Dilakukan: - Unduh aplikasi...