
SUKOHARJO — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukoharjo bersama Pemerintah Desa Pandeyan, unsur TNI, Polri, Senkom, dan para relawan menggelar kegiatan pembersihan Kali Samin pada S...
SUKOHARJO — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukoharjo bersama Pemerintah Desa Pandeyan, unsur TNI, Polri, Senkom, dan para relawan menggelar kegiatan pembersihan Kali Samin pada Sabtu (4/4/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mitigasi bencana banjir yang selama ini menjadi ancaman bagi sejumlah wilayah di Kabupaten Sukoharjo, khususnya kawasan yang berada di sepanjang aliran Kali Samin.

Fokus kegiatan adalah pengangkatan sampah dan material lain yang menghambat aliran sungai. Penumpukan material tersebut dinilai dapat memperlambat debit air dan meningkatkan risiko luapan sungai, terutama pada musim hujan.
Kali Samin diketahui menjadi salah satu sungai yang dekat dengan lokasi banjir di Kabupaten Sukoharjo. Pada Februari 2026, luapan Kali Samin sempat merendam enam desa di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Mojolaban, Grogol, dan Polokarto.

Kegiatan pembersihan ini melibatkan lintas sektor, mulai dari unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, organisasi komunikasi sosial, hingga relawan. Kolaborasi tersebut mencerminkan pendekatan terpadu dalam penanganan potensi bencana di tingkat lokal.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kelancaran aliran air di Kali Samin dapat terjaga, sehingga risiko banjir terutama saat curah hujan tinggi dapat diminimalkan.

Sumber : BPBD Sukoharjo