SPPG Jati Gatak Diresmikan, Bupati Sukoharjo Tekankan Higienitas dan Kualitas Gizi
SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo Hj. Etik Suryani, S.E., M.M. meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukoharjo Gatak Jati, yang berlokasi di Desa Jati, Kecamatan Gatak, Sabtu (17/1/2026). Acara grand launching yang berlangsung di lokasi dapur SPPG tersebut dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Sukoharjo, Kepala Perangkat Daerah, Camat beserta Forkopimcam Gatak, serta pengelola Yayasan Garuda Svara Dharma.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa kehadiran SPPG merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui perbaikan gizi masyarakat. Program ini juga selaras dengan inisiatif nasional untuk menyongsong visi Indonesia Emas 2045 dengan menciptakan generasi yang sehat dan cerdas.
Bupati menegaskan bahwa gizi yang cukup, seimbang, dan berkualitas merupakan fondasi utama dalam pembangunan bangsa. Karena itu, keberadaan dapur SPPG Gatak Jati yang melayani sekitar 2.400 penerima manfaat ini diharapkan mampu menyediakan layanan makanan sehat yang profesional bagi pelajar, balita, serta ibu hamil dan menyusui.
“Saya titip kepada pengelola agar benar-benar menjaga higienitas makanan. Menu yang disajikan harus memenuhi aspek gizi, kesehatan, dan keamanan,” ujar Bupati Etik Suryani.
Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung keberhasilan program ini dengan meningkatkan kesadaran akan pola hidup sehat. Menurutnya, keberhasilan SPPG tidak hanya bergantung pada fasilitas fisik semata, tetapi juga peran aktif masyarakat dan sinergi lintas sektor dalam menjaga keberlanjutan program.
SPPG Gatak Jati nantinya akan menjadi pusat layanan penyediaan dan penyaluran makanan bergizi yang telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Program ini diharapkan memberikan kontribusi nyata dalam upaya penurunan angka stunting (tengkes) dan masalah gizi lainnya di wilayah setempat.
Pemkab Sukoharjo berharap SPPG Gatak Jati dapat beroperasi secara optimal dan memberikan dampak ekonomi bagi warga sekitar melalui pemberdayaan lokal. Pemkab menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pengelola, dan masyarakat agar tujuan menciptakan generasi penerus yang berkualitas dapat tercapai.
Kontributor : FranintoAR_M2026


