PENGUMUMAN

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, membuka acara Bazar Produk Tani di halaman Kantor Kecamatan Bendosari, Rabu (24/11/2021). Bazar produk tani tersebut digelar dalam upaya pemerintah untuk mendekatkan produk pertanian pada masyarakat khususnya konsumen. Bupati berharap kegiatan serupa digelar berkesinambungan dan dilaksanakan oleh kecamatan lainnya.

“Di masa pandemi corona, sektor pertanian adalah satu-satunya sektor yang paling eksis dibanding sektor lainnya. Pertanian juga penyumbang terbesar pertumbuhan ekonomi di Indonesia,” ujar Bupati.

Bupati melanjutkan, pangan adalah faktor utama dalam peningkatan ketahahan tubuh di masa pandemi. Agar ketersediaan pangan dapat terus terjaga, dibutuhkan terobosan dan salah satunya mendekatkan konsumen dengan produsen pangan dalam hal ini petani.

Menurutnya, melalui kegiatan bazar produk tani tersebut diharapkan konsumen akan mendapatkan produk segar langsung dari petani sebagai produsen pangan dengan harga yang lebih murah. Etik berharap kegiatan tersebut bukan hanya seremonial saja. Bahkan, Etik juga meminta agar kegiatan serupa bisa dilaksanakan di semua kecamatan. Dengan kegiatan yang digelar secara masif diharapkan kesejahteraan petani dapat meningkat.

“Tadi saya juga berpesan pada peserta bazar untuk produk makanan matang agar mencantumkan label disertai masa kedaluwarsa dan juga sudah ada PIRT-nya. Kalau belum punya PIRT nanti bisa difasilitasi,” tambah Etik.

Sementara itu, Ketua Penyeleggara, Suwanto, menyampaikan bahwa bazar tersebut mengambil tema “Petani Bangkit di Era Pandemi”. Bazar diikuti oleh 20 stan yang merupakan perwakilan desa/kelurahan di Kecamatan Bendosari, stan kesehatan, dan juga stan sponsor.

Suwanto yang juga Ketua Gapoktan Kecamatan Bendosari tersebut mengatakan, bazar produk tani tersebut bertujuan untuk memberikan ruang promosi produk unggulan desa/kelurahan se Kecamatan Bendosari, memacu kegiatan pertanian di Bendosari. Selain itu, juga mengangkat produk pertanian lokal Kecamatan Bendosari dan meningkatkan perekonomian petani di Kecamatan Bendosari.

“Kegiatan bazar ini digelar selama tiga hari, 24-26 November 2021,” ujarnya. (*)

Sumber Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan