PENGUMUMAN

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, membuka Konferensi Cabang (Konfercab) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) di SMPIT Al Anis Kartasura, Minggu (24/10/2021). Dalam kesempatan tersebut Bupati berharap IPNU dan IPPNU menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan dan kesatuan serta keutuhan bangsa Indonesia.

“IPNU dan IPPNU sebagai organisasi dibawah naungan Jamiyyah NU merupakan tempat berhimpun, wadah komunikasi, aktualisasi dan merupakan bagian integral dan potensi generasi muda secara utuh. Oleh karena itu, keberadaan IPNU dan IPPNU memiliki posisi strategis sebagai wahana kaderisasi pelajar NU dalam menempatkan sumberdaya insani yang vital,” terang Bupati.

Bupati berharap semua kader IPNU dan IPPNU disemua sektor agar tidak meninggalkan teknologi, cerdas bermedsos, dan menyongsong akselerasi perkembangan teknologi dengan baik. Disisi lain, momen Konfercab dapat dijadikan sarana untuk melakukan refleksi, evaluasi sekaligus proyeksi ke depan dalam meningkatkan peran IPNU dan IPPNU berkhidmah bagi agama, bangsa dan negara.

Selain itu, lanjut Bupati, Konfercab juga sebagai ajang memilih pengurus yang memiliki loyalitas tinggi, tulus, dan ikhlas dalam menjalankan tugas-tugasnya. Selain itu, juga pengurus yang mampu menyusun program-program yang dapat membawa kemajuan bagi organisasi dan bermanfaat bagi seluruh umat khususnya di Kabupaten Sukoharjo.

Sedangkan Ketua PCNU Sukoharjo, Khomsum Nur Arif, menyampaikan bahwa konfercab menjadi sarana sebagai bentuk evaluasi dan memilih pengurus yang akan memimpin kedepan. IPNU dan IPPNU memiliki peran sangat penting. Khomsun berpesan agar momen konfercab dimanfaatkan dan dipergunakan dengan baik. Apalagi, masih banyak tugas dan tantangan kedepan yang sudah menunggu.

“Salah satu tugas dan tantangan kedepan yang dihadapi pengurus IPNU dan IPPNU adalah pembentukan pengurus ranting di 167 desa dan kelurahan di Kabupaten Sukoharjo. Saat ini, baru terbentuk dua pengurus ranting sehingga masih ada 165 pengurus ranting IPNU dan IPPNU yang belum dibentuk,” ujarnya. (*)