PENGUMUMAN

SUKOHARJO– Kodim Sukoharjo membangun lahan demplot pertanian untuk penanaman jagung. Lokasi demplot ada di Dukuh Tirtosari RT 01/06, Desa Rejosari, Polokarto. Demplot pertanian Kodim tersebut dalam upaya untuk mendukung program Ketahanan Pangan. Penanaman jagung dilakukan oleh Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Wakil Bupati Agus Santosa, Dandim Letkol Inf Agus Adhy Darmawan dan Kapolres AKBP Bambang Yugo Pamungkas, Rabu (10/3/2021).
Dalam kesempatan itu Dandim mengatakan, program ketahanan pangan berupa penanaman jagung oleh Kodim dilakukan di lahan demplot seluas 5.000 meter persegi. Pembangunan demplot pertanian untuk ketahanan pangan sendiri merupakan program dan perintah dari Satuan Komando Atas yaitu Mabes TNI AD yang mana satuan komando teritorial diperintahkan untuk melaksanakan kegiatan penyelenggaraan pembinaan ketahanan pangan.
“Program ini bertujuan untuk membantu meningkatkan program Pemerintah Daerah untuk pencapaian pemenuhan hak atas pangan, meningkatkan ketahanan pangan nasional dan lokal, serta meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat guna kepentingan pertahanan negara,” ungkap Dandim.
Dikarenakan tidak mempunyai lahan pertanian sendiri, lanjut Dandim, upaya yang dilakukan oleh Kodim dengan cara berkoordinasi dengan Pemerintah daerah dan Dinas Pertanian untuk mendapatkan lahan pertanian serta mendapatkan bantuan bibit ataupun pupuk. Dandim juga mengucapkan terima kasih pada Pemerintah Daerah yang telah membantu terlaksananya kegiatan ketahanan pangan tersebut.
Sedangkan Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menyampaikan apresiasinya pada Kodim yang telah membangun lahan demplot pertanian penanaman jagung dalam upaya mendukung program ketahanan pangan daerah. Dikatakan Bupati, pertanian memiliki peran yang sangat penting dalam membangun perekonomian nasional termasuk daerah. Pasalnya, sektor pertanian berfungsi sebagai penyedia bahan pangan untuk ketahanan pangan masyarakat.
“Sektor pertanian merupakan salah satu prioritas pembangunan di Sukoharjo dalam rangka mewujudkan pertanian maju, mandiri dan modern,” jelas Bupati.
Bupati juga mengatakan, ketahanan pangan harus dipertahankan dan terus ditingkatkan. Selain tanaman padi, tanaman jagung nenjadi salah satu primadona dalam agribisnis di Indonesia karena tanaman jagung merupakan tanaman yang mudah tumbuh dan tidak memerlukan perawatan khusus.