PENGUMUMAN

Hari Pangan Sedunia (HPS) dirayakan setiap tahun, yaitu pada hari kelahiran Badan Pangan dan Pertanian Dunia (FAO), 16 Oktober oleh lebih dari 150 negara anggota FAO di dunia termasuk Indonesia memperingati Hari Pangan Sedunia secara masional pada setiap tahun.

Dalam peringatan Hari Pangan Sedunia (World Food Day)  ke-39 Tahun 2019 dan festival kuliner  Kabupaten Sukoharjo dari tanggal 14 – 18 November dibuka secara langsung oleh  Bupati H. Wardoyo Wijaya SH, MH, MM dengan mengambil tema “industrialisasi Pangan Pangan Lokal Menuju Ketahanan Pangan Di Kabupaten Sukoharjo”.

Bupati menyampaikan harapannya agar Hari Pangan Sedunia (HPS) dapat menjadi momentum bagi terwujudnya pembangunan ketahanan pangan di Kabupaten Sukoharjo yang lebih maju.

“Marilah kita mewujudkan penganekaragaman konsumsi pangan lokal di Kabupaten Sukoharjo, melalui berbagai kegiatan seperti rapat-rapat dengan snack berbasis pangan lokal, gemar mengembangkan teknologi pangan lokal, lomba cipta menu berbahan dasar lokal dan festival kuliner yang saat ini kita laksanakan. Saya juga berharap festival kuliner ini dapat mengenalkan berbagai potensi sumber daya keanekaragaman pangan dan sebagai sarana promosi dan perdagangan produk-produk unggulan pangan olahan di Kabupaten Sukoharjo serta dapat menggerakan perekomian rakyat,” harap Bupati.

Ditambahkan Bupati, bahwa Pemkab Sukoharjo telah memberikan perhatian khusus soal pangan, dengan sebuah program untuk mendorong pemenuhan kebutuhan pangan pada skala terkecil rumah tangga dengan optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan melalui konsep kawasan rumah pangan lestari (KRPL) yang telah dilaksanakan selama 7 tahun terakhir melalui bantuan belanja hibah kepada kelompok wanita tani di 24 lokasi desa binaan PKK. Sebagai percontohan didakan kegiatan Obor Pangan Lestari (Opal) di lingkungan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Mulur Kecamatan Bendosari.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pangan Kabupaten Sukoharjo Ir. Netty Harjianti mengatakan bahwa rangkaian peringatan HPS ke-39 antara lain diadakan rakor dewan ketahanan pangan dirangkai dengan pelantikan pengurus Perpadi dan pelepasan beras produksi Perpadi dan lomba cipta menu yang diikuti perwakilan TP.PKK Kecamatan dan dilaksanakan upacara seremonial peringatan HPS.

“tujuan HPS  untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi SDA serta tantangan dalam mewujudkan ketahanan pangan serta mengenalkan potensi serta sarana promosi perdagangan produk produk unggulan. Penyelenggaraan festival kuliner untuk memperkenalkan makanan khas dan menjadi sarana promosi,” jelas Ir. Netty.

 Upacara seremonial peringatan HPS tahun 2019 dirangkai dengan penyerahan bantuan dan pemenang lomba. Bupati menyerahkan simbolis bantuan RMU kegiatan PUPM bagi empat Gapoktan, bantuan gabah ke Gapoktan pelaksana LDPM, penyerahan bantuan gabah ke kelompok lumbung pangan masyarakat, penyerahan sertifikat PSAT, penyerahan hadiah lomba cipta menu, penyerahan hadiah lomba KRPL dan penyerahan uang pembinaan dan penghargaan Adikarya Pangan Nusantara Tingkat Provinsi Jateng.

Turut hadir Sekda Drs. Agus Santosa, Asisten Sekda, Kepala OPD terkait, Camat serta anggota Dewan Ketahanan Pangan, TP.PKK Kecamatan, Kepala UPTD Pertanian dan kelompok binaan Dinas Pangan. Sebelumnya Bupati beserta Ketua TP. PKK Hj. Etik Suryani melihat pelaksanaan lomba cipta menu dan kegiatan gemarikan (Gemar Makan Ikan).

Acara diakhiri dengan peninjauan stan festival kuliner pangan diawali dengan pengguntingan untaian melati oleh Ketua TP.PKK Kabupaten Sukoharjo Hj. Etik Suryani SE, MM.

Demikian informasi yang disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sukoharj. (Tj)