PENGUMUMAN

SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo H. Wardoyo Wijaya SH., MH., MM mengimbau masyarakat untuk menjaga situasi kamtibmas yang kondusif bersama TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah menjelang Pelantikan Presiden danWakil Presiden RI pada 20 Oktober 2019 mendatang.

""Doa bersama ini diselenggarakan karena seluruh masyarakat khususnya di Kabupaten Sukoharjo sungguh-sungguh menginginkan agar negara dan bangsa kita, selalu berada dalam keadaan damai. Mari kita jaga situasinya agar selalu kondusif," harap Bupati H.  Wardoyo, di Pendopo Graha Satya Praja (GSP), Jumat (18/9/2019).

Turut hadir segenap Jajaran Forkopimda, Sekda Drs. Agus Santosa, Ketua TP. PKK Hj.Etik Suryani SE., MM, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Perangkat Daerah, Kepala Desa, Lurah se-Kabupaten Sukoharjo, Ketua FKUB serta tokoh masyarakat.

Kapolres Sukoharjo AKBP. Bambang Yugo P, SH.,SIK.,M.Si mengajak masyarakatbersama-sama mendoakan semoga pelantikan presiden dan wapres RI terpilih pada Pemilu 2019 berjalan dengan lancar dan sukses.

"Dengan harapan. Presiden Joko Widodo bisa melanjutkan tugasnya untuk memimpin negeri ini, semoga semakin aman, semakin makmur, dan makin sejahtera," harap Kapolres.

Sementara itu, Dandim 0726/Sukoharjo Letkol Inf. ChandraAriyadi Prakosa, S.IP, M.Tr (Han) dalam sambutan berharap sama meminta agar masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Sukoharjo tidak mudah terpancing isu hoax medsos dan tetap merawat keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Mari kita jaga kondusivitas, mari kita dukung Presiden menyelesaikan tugasnya dan kita juga dukung kepemimpinan beliau dalam melaksanakan tugasnya nanti setelah dilantik, seluruh elemen bangsa wajib ikut bersama-sama mendukung terciptanya kedamaian bagi bangsa Indonesia dan kita semua berharap jangan sampai  mudah terpecah belah," harap  Dandim  dalam sambutan pengarahannya.

Demikian informasi yang disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sukoharjo Drs. Joko Nurhadiyanto EN, M.Hum.(TJ)