PENGUMUMAN

SUKOHARJO– Kabupaten Sukoharjo mengawali tahun 2019 ini dengan kembali maju Lomba Pelaksana Terbaik Iva Test tingkat provinsi. Saat ini, Kabupaten Sukoharjo masuk tiga besar di lomba tingkat provinsi bersaing dengan Kabupaten Pekalongan dan Kabupaten Pemalang. Penilaian oleh tim penilai dari Provinsi Jateng dilakukan pada Kamis, (17/1). Tim penilai diterima di Gedung PKK Dharma Bhakti Wijaya oleh Bupati H. Wardoyo Wijaya SH,MH,  Ketua DPRD Nurjayanto, Sekda Drs. Agus Santosa serta jajaran Asisten Sekda dan Kepala Organisai Perangkat Daerah (OPD).

Sementara Ketua tim penilai lomba Iva Test Propinsi Jawa Tengah Tjondrorini menjelaskan, penilaian ini menindaklanjuti penilaian secara administrasi yang sudah dikirim beberapa waktu yang lalu ke Propinsi Jawa Tengah. Dari penilaian secara administrasi tersebut, Kabupaten Sukoharjo masuk tiga nominator tingkat Provinsi Jawa Tengah, bersama dengan Kabupaten Pekalongan, dan Kabupaten Pemalang.

Sedangkan untuk menentukan juara pertama, kedua dan ketiga, pihaknya pada hari ini melakukan penilaian lapangan ke Kabupaten Sukoharjo guna mencocokan dengan data administrasi yang telah dikirim sebelumnya ke Provinsi.

“Penilaian ini meliputi tiga aspek yakni, aspek input, aspek proses, dan aspek output, seperti bagaimana SDM-nya, bagaimana programnya, dan lainnya. Aspek kedua adalah aspek proses seperti pelayanan, inovasi yang dilakukan, dan ketiga aspek keluaran atau output antara lain mengenai coverage dari target yang telah ditetapkan” ungkapnya.

Ketua Tim Penilai Lomba Iva Test Provinsi Jateng Tjondrorini menambahkan, Lomba Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) Test merupakan lomba terkait pelaksanaan test deteksi dini kanker serviks. Lomba tersebut merupakan bagian dari Lomba Hari Kesatuan Gerak PKK. “Lomba Hari Kesatuan Gerak PKK sendiri merupakan bentuk apresiasi pada kader PKK yang telah bekerja keras mengimplementasikan program pokok PKK di lapangan,” tambahnya.

Sedangkan Ketua TP PKK Sukoharjo Hj. Etik Suryani SE, MM memaparkan mengenai program-program yang telah dilakukan oleh TP. PKK di Sukoharjo selama ini. Menurut bunda Etik, TP. PKK Sukoharjo intensif melakukan koordinasi dan pembinaan kader PKK hingga tingkat dasa wiswa. Selama ini, TP. PKK juga bekerjasama dengan OPD terkait dalam mengelar berbagai macam lomba, baik lomba terkait Hari Kesatuan Gerak PKK maupun lomba yang terkait dengan Bulan Bakti Gotong Royong.

“Selama ini sudah banyak penghargaan yang kami terima baik tingkat provinsi maupun nasional,” ujar Hj. Etik.

Soal Iva Test, Etik mengaku sudah berjalan dengan baik dengan bekerjasama dengan OPD terkait. Bahkan, selama ini sudah memberikan pelatihan dan uji kompetensi pada tenaga provider Iva Test sebanyak 40 orang. Etik mengaku selama ini peserta Iva Test di Sukoharjo selalu naik dari tahun ke tahun. Pada 2016 lalu peserta test baru sekitar 1.000 orang dan di 2018 sudah mencapai 3.646 orang. Hal itu membuktikan Iva Test mendapat respon positif dari masyarakat. Penilaian Lomba Iva Test sendiri diwakili oleh Kecamatan Grogol.

Sementara itu, Bupati menyambut baik adanya lomba tersebut. Menurutnya, selama ini Pemkab Sukoharjo berkomitmen mendukung program TP PKK yang ada. Terkait Ivas Test, saat ini sudah ada 40 orang baik dokter maupun tenaga medis yang dilatih sebagai provider pelaksana Iva Test di 12 Puskesmas di Sukoharjo. “Selanjutnya saya berharap agar Sukoharjo bisa menjadi yang terbaik sehingga mewakili Jateng maju dalam lomba yang sama tingkat nasional,” harapnya.

Demikian informasi yang disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sukoharjo Drs. Joko Nurhadiyanto EN, M. Hum.(Tj)