PENGUMUMAN

SUKOHARJO– Pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II di Desa Wirun, Mojolaban selesai dan resmi ditutup, Rabu (8/8). Sejumlah program fisik telah dikerjakan dan mulai bisa dinikmati masyarakat. Selama TMMD sendiri, selain program fisik, sejumlah program non fisik lain juga dilakukan.

Dandim 0726 Sukoharjo Letkol Inf Chandra Ariyadi Prakosa mengatakan, dalam pelaksanaan TMMD, sebelum dilakukan pengerjaan lebih dahulu dirumuskan tentang program kebutuhan masyarakat. Dandim mencontohkan seperti jalan sebagai akses utama bagi masyarakat. “Semisal jalan disekitar areal persawahan maka perlu dilakukan gotong royong melibatkan pihak terkait dan dikerjakan bersama dalam program TMMD. Jalan yang tadinya sulit dilewati setelah dibangun menjadi bagus sehingga mempermudah akses petani,” terangnya.

Lebih lanjut Dandim mencontohkan, program fisik lainnya seperti pembangunan MCK umum dan jamban di rumah warga. Bangunan tersebut sangat diperlukan tidak hanya perorangan penerima bantuan tapi juga masyarakat dan pemerintah sebagai upaya menjaga perilaku hidup bersih dan sehat.

Perwira Seksi Teritorial Kodim 0726 Sukoharjo sekaligus perwira pelaksana TMMD Kapten Czi Hartono menambahkan, TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2018 dilaksanakan mulai 10 Juli sampai 8 Agustus. Sebelum pelaksanaan terlebih dahulu telah dilaksanakan pra TMMD mulai 2 – 9 Juli. TMMD digelar dengan sasaran fisik dan non fisik di wilayah Desa Wirun, Kecamatan Mojolaban.

“Untuk sasaran fisik meliputi pembangunan talud jalan penghubung Dukuh Pabrik dengan Desa Wirun dengan panjang 1.151 meter, pemugaran masjid dua unit, pemugaran pos kamling dua unit, pembuatan MCK, pembuatan jamban keluarga tiga unit,” paparnya.

Sedangkan sasaran non fisik melaksanakan penyuluhan dan pelayanan dibidang, penyuluhan pendidikan pendahuluan bela negara, penyuluhan hukum kamtimbas, penyuluhan industri kecil, pelayanan KB dan Kesehatan. TMMD sendiri betujuan untuk memperlancar arus lalu lintas perekonomian, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta kamtibmas, meningkatkan kebersihan lingkungan, meningkatkan dan melestarikan budaya gotong royong serta kemanunggalan TNI dengan rakyat.