PENGUMUMAN

Pemrintah Kabupaten Sukoharjo akan melaksanakan pembangunan prasarana transportasi dengan langkah meningkatkan fungsi Jalan pada Ruas jalan Sugihan – Paluhombo pada segmen Jalan Sugihan – Bendosari.

Pembangunan tersebut sebagai (1) upaya peningkatan aksesibilitas terhadap wilayah yang memiliki aktivitas ekonomi tinggi yaitu kawasan industri besar; (2) Pengembangan daerah hinterland sekitar kawasan perkotaan; (3) Upaya pemerataan pembangunan; (4) Meningkatkan pergerakan ekonomi dan pertumbuhan ekonomi; dan (5) Meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat.

Rencana pembangunan peningkatan ruas jalan melewati sejumlah desa di Kecamatan Bendosari yakni Desa Sugihan, Desa Mertan dan Desa Bendosari dengan panjang jalur sekitar 5,2 Kilometer.

Saat ini Pemerintah Kabupaten sudah melakukan sosialisasi terkait dengan program tersebut mulai tanggal 5 s/d 8 Maret 2018 meliputi 3 desa yaitu desa Desa Bendosari, Desa Mertan dan Desa Sugihan.

Sosialisasi  dilakukan untuk menjelaskan mengenai agenda pemerintah kabupaten, sehingga tidak terjadi kesimpangsiuran informasi yang diterima warga kedepannya, karena jika informasi yang diterima warga tidak valid, dikhawatirkan akan menjadi persoalan.

Untuk merealisasikan rencana pembangunan tersebut, nantinya akan dilaksanakan pembebasan lahan meliputi milik warga, tanah kas desa, tanah wakaf dan tanah yayasan. Diharapkan dengan dilaksanakannya sosialisasi dapat memberikan informasi awal kepada warga terkena dampak, karena sedikitnya terdapat 431 bidang tanah yang akan dibebaskan, guna kelancaran kegiatan pembangunan dimaksud.

Sumber dana pelaksanaan pembebasan lahan dan pembangunan peningkatan ruas jalan berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Kabupaten Sukoharjo. Dan direncanakan pada tahun 2018 kegiatan pengadaan lahan dapat selesai sehingga pembangunan peningkatan ruas jalan dapat berjalan pada tahun 2019.

Terkait dengan pemberian ganti rugi kepada masyarakat terdampak, Pemerintah Kabupaten akan mendatangkan tim independen penafsir harga (appraisal), setelah dilaksanakan inventarisasi dan identifikasi yang dilakukan oleh Kantor Pertahanan.